Selasa, 07 September 2010

Visi dan Misi

VISI
Terwujudnya petani yang mandiri dan sejahtera di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia, terutama pada bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, seni budaya, pangan, teknologi, energi, dan pelestarian lingkungan hidup dalam rangka mendukung tujuan pembangunan nasional.

MISI
1. Ideologi
Melakukan upaya peningkatan percepatan peradaban desa, untuk kesetaraan martabat dan harkat bangsa Indonesia di mata dunia dengan menggunakan ideologi Pancasila serta menerapkan UUD 1945 secara murni dan konsekuen.
2. Politik
Melaksanakan advokasi dan pendidikan politik kepada masyarakat desa serta berpartisipasi dalam penyusunan perundang-undangan tentang pertanian dan perdesaan sehingga hak berdaulat secara politik masyarakat desa menjadi penguat terwujudnya demokrasi dalam kerangka keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
3. Ekonomi
Melakukan pendampingan, penyertaan dan pemberdayaan sistem kegiatan ekonomi petani miskin perdesaan melalui pengembangan Usaha Petani maupun Usaha Kecil dan Menengah serta Badan Usaha Milik Desa, sesuai dengan potensi sumberdaya manusia dan desa.
4. Sosial Budaya
Memperjuangan penggalian dan pembiayaan kelembagaan (suprastructure) dalam pengembangan budaya gotong royong (commitment communal) yang bersendikan delapan dimensi pranata sosial (tata sosio-ekonomi, tata kesehatan dan kesejahteraan, tata pendidikan lapang, tata infrastruktur, tata informasi dan teknologi tepat guna, tata keamanan swakarsa, tata seni-budaya dan olah raga dan tata kerukunan beragama) yang berorientasi pada pembentukan kemandirian dan perwujudan attitude bangsa berasaskan nilai-nilai luhur Pancasila
5. Lingkungan Hidup dan Teknologi Pertanian
Menyerap teknologi komunikasi dan informasi, teknologi pertanian dan teknologi tepat guna yang lain. Serta pelaksanaan pendidikan dan pelatihan dalam rangka perwujudan kesejahteraan petani. Berupaya membangkitkan kesadaran masyarakat desa untuk melestarikan alam dan lingkungan hidup dengan mengurangi penggunaan pestisida dan bahan kimia, serta kembali dengan pola tanam organik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar